jogjaculture ( wahana pekerja seni)
Tempat berkreasi menuangkan inspirasi,berekspresi menyalurkan penyumbatan impressi,... "Dari imaginasi menuju realisasi"
Minggu, 03 Maret 2013
jogjaculture (wahana pekerja seni berekspresi)
Jogjaculture
(wahana pekerja seni berekspresi)
Bismillah,......
Assalamu'alaikum wr wb
blogg ini hanya berisi sekumpulan (beberapa) karya yg telah berhasil kami kerjakan,...
berawal dari sekedar iseng,....menjadi seneng,...semoga bisa tercapai JOGJACULTURE yang seYOGYAnya,....
TIGA DIMENSI JOGJACULTURE
Berawal dari satu kata “jogja” (baca:Yogya)
1. Jogja sebagai tempat (kawasan teritorial)
2. Jogja sebagai ruh “JOGJACULTURE” itu sendiri
3. Jogja,Yogya dan Yogia dari kata ke falsafah
1. JOGJA sebagai tempat
Kami ambil kata JOGJACULTURE karena secara kebetulan dan “Alhamdulillah” kami sebagai anak negri yang terlahir di salah satu daerah yang masih masuk dalam cakupan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta atau biasa disingkat dengan DIY adalah salah satu daerah otonom setingkat provinsi yang ada di Indonesia. Propinsi ini beribukota di Yogyakarta.
Dari nama daerah ini yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus statusnya sebagai Daerah Istimewa. Status sebagai Daerah Istimewa berkenaan dengan runutan sejarah berdirinya propinsi ini, baik sebelum maupun sesudah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Babad Gianti, Yogyakarta atau Ngayogyakarta (bahasa Jawa) adalah nama yang diberikan Paku Buwono II (raja Mataram tahun 1719-1727) sebagai pengganti nama pesanggrahan Gartitawati. Yogyakarta berarti Yogya yang kerta, Yogya yang makmur, sedangkan Ngayogyakarta Hadiningrat berarti Yogya yang makmur dan yang paling utama. Sumber lain mengatakan, nama Yogyakarta diambil dari nama (ibu) kotaSanskrit Ayodhya dalam epos Ramayana. Dalam penggunaannya sehari-hari, Yogyakarta lazim diucapkan Jogja(karta) atau Ngayogyakarta (bahasa Jawa).
2. JOGJA sebagai ruh “JOGJACULTURE” itu sendiri
Sebagaimana dengan DIY yang dasar falsafah pembangunan daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ialah Hamemayu Hayuning Bawana sebagai cita-cita yang mulia untuk menyempurnakan tata nilai kehidupan masyarakat Yogyakarta berdasarkan nilai budaya daerah yang perlu dikekalkan dan dikembangkan.
Dengan spirit yang sama kami juga selalu mengacu pada slogan “ HAMEMAYU HAYUNING BAWANA”,…berusaha selalu menumbuhkan semangat berproses menuju penyempurnaan,merefleksikan dalam setiap kegiatan praktis sehingga tercapai JOGJACULTURE yang istimewa
Untuk itu saran,kritik dan masukan-masukan positif sangat kami tunggu dan nantikan
3. Jogja,Yogya dan Yogia dari kata ke falsafah
Setelah mengalami transformasi dr Jogja sbg tempat, menuju JOGJA sebagai ruh,memasuki dimensi ketiga adalah antara Jogja,….Yogya,….dan Yogia dalam persamaan persepsi kata dan falsafah
Yogia (se.yo.gia.nya)
Dalam kamus besar bahasa Indonesia…..seyogianya berarti sepatutnya,selayaknya,semestinya,…
Dengan kata lain seyogianya adalah satu kata yang mengandung sebuah harapan akan adanya satu wujud atau hasil (dari harapan itu sendiri) yang baik.
JOGJACULTURE selalu berusaha mengutamakan satu sifat kehati-hatian dalam setiap proses dalam segala lini untuk mendapatkan sebuah hasil yang maksimal,sehingga tercapai harapan terwujudnya satu JOGJACULTURE yang men-JOGJA dan semestinya/seyogianya/sebagaimana yang diharapkan
ilaaaahi amiin
allohumma sholli 'alaa muhammad wa aali muhammad....
Wassalamu 'alaikum wr wb
Rabu, 27 Februari 2013
jogjaculture: doa nurbuat dalam pengerjaan,.....bahan ; kanvasu...
jogjaculture: doa nurbuat dalam pengerjaan,.....bahan ; kanvasu...: doa nurbuat dalam pengerjaan,..... bahan ; kanvas ukuran ; 40cm x 60cm
Minggu, 24 Februari 2013
jogjaculture: QS ar-Rahmaan : 19 - 22bahan multiplexukuran 60cm ...
jogjaculture: QS ar-Rahmaan : 19 - 22bahan multiplexukuran 60cm ...: QS ar-Rahmaan : 19 - 22 bahan multiplex ukuran 60cm x 110cm
Sabtu, 23 Februari 2013
Langganan:
Postingan (Atom)





